Wednesday, April 15, 2015
Jadilah Pemenang Di Dalam Kehidupan
Labels: Inspiration, MotivasiTuesday, April 14, 2015
Belajar Untuk Mengampuni
Labels: Inspiration, MotivasiSaat Abraham Lincoln (1809-1865) masih menjadi seorang pengacara muda, ia sering berkonsultasi dengan pengacara lain terutama pengacara senior tentang kasus yang sedang ditanganinya. Suatu hari, saat ia duduk di ruang tunggu untuk menjumpai seorang pengacara senior, tiba-tiba seorang pengacara masuk dan hanya melihat Lincoln sekilas dan berteriak, “Apa yang dia lakukan di sini? Singkirkan dia! Aku tidak akan berurusan dengan seekor monyet kaku!”
Saat mendengar teriakan pengacara itu, Lincoln seorang pengacara muda yang dan belum terkenal berpura-pura tidak mendengar, walaupun dia tahu kalau hinaan itu disengaja ditujukan padanya. Biarpun malu, Lincoln tetap bersikap tenang seakan-akan tidak terjadi apa-apa. Tidak lama setelah kejadian pengadilan berlangsung, walau diabaikan Lincoln hadir dalam pengadilan yang sedang berlangsung. Ternyata pengacara yang telah menghina Lincoln dengan begitu kejamnya, bisa membela kliennya dengan brillian. Penanganannya atas kasus yang sedang ditanganinya membuat Lincoln terpesona. Dalam hati Lincoln berkata “Nalarnya sangat bagus. Argumennya tepat dan sangat lengkap. Begitu tertata serta benar-benar dipersiapkan! Aku akan pulang dan lebih giat belajar hukum lagi.”
Waktu berlalu… akhirnya Lincoln terpilih menjadi presiden Amerika Serikat yang ke 16 pada bulan Maret 1861. Diantara kritikus utamanya, terdapat Edwin M. Stanton, pengacara yang pernah menghinanya dan melukai hatinya begitu dalam. Namun Lincoln mengangkatnya di posisi penting sebagai Sekretaris Perang. Ia tidak pernah lupa bahwa Stanton adalah pengacara berotak cerdas, yang amat dibutuhkan negaranya.
Saat Lincoln meninggal, Stanton berkata, “Dia merupakan mutiara milik peradaban.”
Hanya seseorang yang berkarakter dan mau memaafkan seperti Lincoln, dapat bangkit dan berhasil diatas penghinaan!
Matius 6:14-15 "Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga, Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu."
Efesus 4:32m"Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu."
Kolose 3:13 "Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian."
Thursday, February 19, 2015
SARAN BAGI USIA 50 TAHUN KE ATAS
Labels: Inspiration, MotivasiMonday, February 25, 2013
Tips Agar Hidup Berbahagia
Labels: Hubungan, Inspiration, Motivasi1. Never think hard about past, It brings tears
(Jangan berpikir terlalu keras mengenai masa lalu, hal itu membawa air mata)
Pengkhotbah 2 : 11 "Ketika aku meneliti segala pekerjaan yang telah dilakukan tanganku dan segala usaha yang telah kulakukan untuk itu dengan jerih payah, lihatlah, segala sesuatu adalah kesia-siaan dan usaha menjaring angin; memang tak ada keuntungan di bawah matahari."
2. Don't think more about future, It brings fears
(Jangan berpikir terlalu banyak mengenai masa depan, karena hal itu akan membawa ketakutan)
Matius 6:34 "Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari."
3. Live this moment with a smile, It brings cheers...
(Hiduplah saat ini dengan senyuman, karena hal itu akan membawa sukacita dan kebahagian)
Mazmur 34:8 "Kecaplah dan lihatlah, betapa baiknya TUHAN itu! Berbahagialah orang yang berlindung pada-Nya!
Tuhan memberkati!!
Thursday, October 11, 2012
Mencintai Sampai Akhir Hidup
Labels: Daily Life, Goresan, Hubungan, InspirationPagi ini klinik tempat saya bekerja sangat sangat sibuk sekali. Sekitar pukul 9:30 seorang kakek berusia 70an datang tanpa membuat janji. Dia pikir tidak perlu membuat janji bertemu dokter karena hanya untuk membuka jahitan dan mengganti perban pada luka di ibu-jari tanganya. Setelah berbincang-bincang ringan dengan kakek aku mempersiapkan perlengkapan untuk membuka jahitan dan mengganti perban agar pada saat dokter datang dokter akan segera menanganinya. Sementara aku mempersiapkan alat-alat kakek memperhatikan setiap alat-alat yang ku siapkan sambil sesekali aku menyapa sang kakek dengan senyum sambil memintanya untuk sabar menunggu, sebab dokter masih sibuk dan ada beberapa pasien lagi sebelum giliran beliau.
Selama menunggu gilran saya perhatikan sang kakek nampak gelisah, berjalan-jalan di sekitar ruang tunggu sambil sebentar-sebentar melirik jam di dinding dan ke jam tangannya. Memperhatikan sang kakek yang sudah berusia aku merasa kasihan, aku pikir pasti sang kakek ada janji atau ada urusan lain sehingga dia nampak gelisah. Akhirnya aku putuskan untuk membuka dan memeriksa lukanya, ternyata luka cukup baik, kering dan tidak ada infeksi. Aku pikir tinggal membuka jahitan dan memasang perban baru itu sangat mudah, pekerjaan yang biasa aku lakukan dan tidak terlalu sulit. Aku putuskan untuk menelepon dokter ke ruang konsultasinya untuk meminta persetujuan dokter agar aku dapa membuka jahitan dan mengganti perban sang kakek. Setelah melaporkan kondisi luka yang tidak ada infeksi dan sudah kering dokter mengijinkanku untuk melakukannya.
Dengan perlahan aku mulai membersihkan luka dan mengunting benang-benang jahitan di ibu jari sang kakek. Sambil menangani luka, aku berbicara dan bertanya apakah dia punya janji lain hingga tampak terburu-buru dan gelisah. Lelaki tua di depanku dengan tersenyum dan menjawab tidak. Tetapi sesaat kemudian dia mengatakan bahwa dia hendak pergi ke rumah jompo untuk makan siang bersama istrinya, seperti yang biasa dia lakukan setiap hari. Kemudian sang kakek mulai menceritakan bahwa istrinya mengidap penyakit Alzheimer dan sudah tinggal serta dirawat di panti jompo sejak beberapa waktu lamanya.
Dengan polos aku bertanya "apakah istrinya akan marah kalau kakek datang terlambat?"
Dengan tatapan mata penuh kasih sang kakek menjawab bahwa sejak 5 tahun terakhir, istrinya sudah tidak lagi dapat mengenali dirinya.
Aku sangat terkejut dan berkata; "kakek masih pergi menggunjungi istri kakek setiap hari walaupun istri kakek sudah tidak mengenali kakek lagi?"
Dengan tersenyum sang kakek menepuk tanganku sambil berkata; "Dia memang tidak mengenali saya, tapi saya masih mengenali dia, kan?"
Setelah luka dan perban selesai diganti dengan langkah perlahan sang kakek berjalan keluar dari ruangan setelah mengucapkan terima kasih bahwa dia tidak akan terlambat mengunjungi istrinya untuk makan siang hari ini.
Aku berdiri memperhatikan langkah-langkah kakek tua yang berjalan perlahan meninggalkan ruangan sambil menahan air mata. Tanganku masih tetap merinding walaupun sang kakek sudah pergi.
Dalam hati aku berguman cinta kasih seperti itulah yang aku mau dalam hidupku!
Cinta yang tidak pernah pudar walau waktu terus berjalan memakan usia yang semakin renta. Cinta yang benar-benar tulus kepada pasangan walaupun penyakit akibat usia yang semakin renta tidak menghalangi cinta untuk tetap tumbuh bersemi.
Cinta tulus dari hati sanubari yang tidak bersifat fisik atau romantis sesaat saja tetapi tetap kekal walau kulit semakin keriput dimakan usia.
Cinta sejati mau menerima apa adanya walau apapun yang terjadi dan akan terjadi.
Cinta sejati tidak akan pernah luntur walau apapun yang terjadi saat ini atau yang akan terjadi karena kita tidak akan pernah tau apa yang akan terjadi dalam kehidupan kita di hari depan kita.
Pengalamanku hari ini menyampaikan pesan penting bagiku bahwa "Orang yang paling berbahagia tidaklah harus memiliki segala sesuatu yang terbaik, tetapi orang yang paling berbahagia adalah orang yang dapat berbuat yang
terbaik dengan apa yang dimilikinya."
Hidup bukanlah sekadar berjuang untuk menghadapi badai dalam kehidupan, tetapi bagaimana kita tetap menari di tengah badai dalam kehidupan kita setiap hari.
Life is beautifull and marvelous. Take it easy. Do the best in everything.
GBU
Monday, February 13, 2012
Cintai Pasaganmu Semasih Masih Ada Waktu Untuk Saling Mencinta
Labels: Hubungan, InspirationThursday, November 10, 2011
Wednesday, September 21, 2011
Berhenti Saling Menyalahkan
Labels: Daily Life, Hubungan, InspirationSumber:
Resonansi – SMCN
Monday, May 9, 2011
Jejaring Sosial Menempati Peringkat Pertama Retaknya Hubungan Rumah Tangga
Labels: Goresan, Hubungan, Inspiration, MotivasiHidup di era 'conected generation', era, dimana setiap orang bisa terhubung satu dengan yang lain hanya dengan sebuah computer alat alat komunikasi mobil, membuat sangat dekatnya setiap orang dengan komunitasnya walau terpisah pulau, negara bahkan lautan sekalipun. Membuat hampir setiap orang pada dewasa ini terhubung dengan satu dengan lainnya untuk berkomuniaksi dengan salah satunya adalah situs jejaring sosial. Situs jejaring sosial, seakan sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, bahkan pada sebagian orang merasakan ada sesuatu yang hilang apabila tidak terhubung dengan situs pertemanan alias situs jejaring sosial setiap hari. Sadarkah kita bahwa situs pertemanan jejaring sosial, di balik manfaatnya yang memudahkan setiap orang untuk berkomunikasi memiliki juga dampak negatif terhadap hubungan keluarga bahkan disinyalir menjadi salah satu penyebab perceraian di era globalisasi dan modern saat ini.
Di dalam situs jejaring sosial dapat memperlihatkan atau memamerkan foto-foto keluarga, teman, sahabat, keluarga bahkan foto-foto mesra. yang Ditengarai foto-foto mesra yang dipajang di dalam situs jejaring sosial dapat menjadi penyebab percekcokan pasangan suami istri ataupun pasangan. Uniknya, ternyata banyak pasangan yang menemukan pasanganannya berselingkuh dari situs jejaring sosial sang pasangan.
Beberapa Situs Jejaring Sosial Banyak Yang Diminati
Di harian 'Reuters' pada hari Jumat, 12 February 2010, Kenneth Altshuler, mantan Wakil Presiden Akademi Pengacara Perkawinan Amerika (AAML), mengatakan bahwa "Facebook adalah sumber informasi. Saran saya terhadap para klien, tutup akun Facebook kalian, jika seseorang yang sedang menjalani proses perceraian atau perebutan hak asuh mereka akan curhat di jejaring sosial. Itu yang membuat kekacuan sering terjadi,".
Mengapa Dapat Memicu Keretakan Dalam Hubungan?
Nancy Kalish, seorang psikolog dan penulis buku “Lost & Found Lovers: Facts and Fantasies of Rekindled Romance”, menuliskan "Facebook memang mempermudah seseorang yang sudah lama tidak bertemu untuk kembali bertemu dan memulai komunikasi baru".
Jangan salahkan situs jejaring sosial, tetapi salahkanlah diri sendiri!!
Thursday, April 28, 2011
Doa Seorang Ateis Di Ruang ICU
Labels: Daily Life, InspirationCengeng itu pantang bagiku meskipun tubuhku lemah
Di copy dari milis Kristen Sejati - Pdt.Julius Simanjuntak
Sunday, April 10, 2011
Bila saatnya tiba, Dia Akan Membuat Segalanya Indah Pada Waktunya
Labels: Daily Life, Goresan, InspirationSaat Susan tampil di Final Britain 's Got Talent pada tanggal 11 April 2009, menyanyikan lagu "I dreamed a dream", penampilan Susan pada malam tersebut sangat berbeda dari peserta final lainnya. Saat Susan memasuki panggung semua orang yang hadir dalam ruangan menyaksikan penampilannya tercengang serta terpukau termasuk para dewan juri. Saya sendiri sejujurnya terpukau menyaksikan penampilan sederhana. Lihat videonya. Klik disini. Susan tampil ke atas panggung bernyayi karena Susan sedang MENYANYIKAN KEHIDUPANNYA. Susan bernyanyi, menyanyikan mimpi-mimpi dan harapan-harapannya yang tertunda.
"I dreamed a dream in time gone by
When hope was high and life worth living
I dreamed that love would never die
I had a dream my life would be
So different from the hell I'm living
So different now from what it seemed
Now life has killed the dream I dreamed"
Simon Cowell, seorang juri yang sangat jarang memuji. Di awal penampilan Susan, Simon pernah berkata bahwa Susan adalah seorang yang "extraordinary". Saat itu dia menyindir penampilan Susan yang Gendut, ber-alis tebal ala Leonid Brezhnev, mantan Presiden Uni Sovyet, dagu yang sudah mengkerut karena dia sudah tidak muda lagi sudah berusia 47, berambut keriting, lengkaplah kesan 'ugly' saat dia tampil. Bagi yang suka menonton American Idol pasti sudah familiar dengan komentar-komentar pedas yang biasa dilontarkannya. Simon akhinya mengakui sambil bahwa apa yang pernah dikatakannya saat penampilan Susan yang pertama adalah benar, Susan adalah seorang yang 'extraordinary' bukan luar biasa buruknya, melainkan luar biasa baiknya. Dasar Simon pinter "ngeles".
Percayakah temanku bahwa "HE HAS MADE EVERYTHING BEAUTIFUL IN HIS TIME?"
"WHEN THE TIME COMES", Bila Saatnya Tiba, tidak ada satupun yang dapat menghalangi. Banyak orang termasuk saya merasa dikuatkan setelah menyaksikan video penampilan Susan yang sangat sederhana dan juga melalui kesaksian Susan yang luar biasa. Mudah-mudahan pengenalan kita akan Tuhan akan semakin bertambah melalui kejadian yang tidak biasa. Karena Bila saatnya tiba "WHEN THE TIME COMES", Dia Akan Membuat Segalanya Indah Pada Waktunya "HE HAS MADE EVERYTHING BEAUTIFUL IN HIS TIME?" Seperti janji dalam Alkitab bahwa apa yang ditabur akan dituai. Susan menerima apa yang selama ini ditabur akhirnya dia tuai. Kesetiaan serta pengorbanannya yang sunguh-sungguh. Di balik kesuksesan besar yang Susan telah diraihnya pasti ada penderitaan besar yang harus dilaluinya. Seperti yang pernah Susan Boyle katakan bahwa, "apa yang telah dialami dalam hidupnya, segala penderitaan serta penundaan membuat imannya semakin bertambah" Dengan Imannya Susan tahu bahwa Tuhan yang besar sanggup mewujudkan mimpinya, yang bagi orang lain adalah impossible. Susan seorang yang terbiasa dicemooh sejak masa kecil, bahkan sampai menjelang penampilannya menyanyikan lagu "I Dreamed A Dream" di pentas final Britain's Got Talent 2009, diapun masih mengalaminya. Tetapi Susan tidak pernah mengurungkan niatnya untuk mewujudkan mimpinya. Dia tetap berharap bahwa BAPA, yang ajaib pasti sanggup melakukan hal-hal ajaib bagi dirinya.
Monday, January 10, 2011
Tips Menghilangkan Kejenuhan
Labels: Goresan, Hubungan, InspirationPernahkan anda merasa jenuh, bosan bahkan merasa tidak tertantang atau bahasa kerennya mandek, seperti kurang bersemangat dan seperti kehilangan gairah? Hal-hal tersebut secara tidak langsung membuat diri anda seakan tidak memiliki semangat hidup alias tanpa tujuan dan semangat baru. Gejala tersebut jangan disepelekan atau dibiarkan secara terus menerus dalam waktu panjang karena dapat menyebabkan depresi yang berkepanjangan, tetapi perlu dicharge atau 'tune up' agar memiliki semangat baru apalagi di tahun yang masih baru, tahun 2011 yang penuh tantangan.
Seorang penulis dan editor asal Amerika Serikat yang terkenal dengan bukunya "Wake Up and Live and Becoming a Writer" bernama Dorothea Brande, memberikan beberapa tip latihan mental agar membuat pikiran lebih tajam disaat yang sama meningkatkan semangat dan energi positif. Latihan-latihan yang dianjurkannya adalah untuk menarik kita keluar dari kebiasaan dan rutinitas serta memberikan perspektif berbeda, serta menempatkan kita ke dalam situasi yang membutuhkan akal serta kreativitas dalam memecahkan masalah.
Latihan yang dianjurkan dapat dapat dilakukan sendiri, dimana saja, kapan saja tanpa mengenal batas waktu dan tempat. Hasilnya adalah dengan cara melakukan peregangan secara sungguh-sungguh akan dapat mengembangkan kekuatan mental serta mengembalikan semangat baru.
Tips Mengembalikan Semangat Baru
1. Berdiam Diri
Dianjurkan untuk menggunakan waktu paling sedikit satu jam setiap hari dengan tidak berkata apa-apa. Kecuali, untuk menjawab pertanyaan secara langsung, di tengah-tengah kelompok, tanpa menimbulkan kesan merajuk atau sakit. Cobalah dengan cara bertahap serta bersikap sebiasa mungkin.
2. Berpikir
Dianjurkan untuk berkonsentrasi atau berpikir tentang satu subjek selama 30 menit setiap hari.
Berpikir tentang satu subjek sebaiknya dimulai dengan cara bertahap, seperti mulailah dalam lima menit kemudian meningkatkannya secara perlahan menjadi 30 menit setiap hari.
3. Berbicara
Dianjurkan untuk menghilangkan kata "Aku", "Saya", atau "Milik Saya" selama 15 menit dalam setiap pembicaraan.
Belajar mengurangi kata "Aku", "Saya" ata "Milik Saya" dalam berbicara selam 15 menit perhari, membantu mengurangi keegoisan secara perlahan.
4. Berdiam
Dianjurkan untuk mencobalah untuk diam diri di tengah-tengah keramaian
5. Berteman
Dianjurkan untuk melakukan kontak dengan orang baru, paling tidak menambah teman-teman dalam situs jaringan sosial anda semisal Facebook, Twiter, Multiply, Blogger, Myspace atau berbagai situs jaringan pertemanan lainnya biarkan teman anda menceritakan banyak hal soal dirinya tanpa ia menyadari dan anda menjadi pendengar yang budiman.
6. Bercerita
Belajar menceritakan secara eksklusif tentang diri sendiri dan kesenangan tanpa mengeluh, membual atau membuat bosan teman. Bisa juga untuk belajar menceritakan pengalaman pribadi di blog, siapa tahu bisa berguna bagi orang lain. Mungkin pengalaman anda secara sangat mata anda rasa biasa-biasa saja, tetapi bagi orang lain bisa menjadi suatu inspirasi. Pengalaman anda bisa menginspirasi seseorang pastinya.
7. Berencana
Sebaiknya selama dua jam setiap hari, buat rencana apa yang akan anda lakukan. Setelah rencana dibuat, didiplinlah diri anda sendiri untuk konsekuen terhadap rencana yang anda buat.
8. Beri Diri Kejutan Buka Rutinitas
Sebaiknya atur secara spontan dan acak kegiatan harian anda. Misalnya, apabila setiap hari sepulang bekerja harus menjemput anak lalu pulang, sekali-sekali usahakan sebelum pulang mengunjungi mall terlebih terlebih dahulu. Atau apabila anda memiliki kebiasaan bangun pagi langsung minum, usahakan saat bangun pagi berkaca atau melakukan hal lain terlebih dahulu. Atau anda melewati jalan yang sama setiap hari usahakan melewati jalan lain, walaupun agak panjang, tetapi dapat membantu mengurangi kebosanan anda. Mengapa hal ini dilakukan adalah untuk menghindari rutinitas yang akan menimbulkan kebosanan dalam keseharian anda.
Belajarlah membuat kegiatan berbeda dari rutinitas harian anda!
9. Beri Jawaban "YA"
Belajarlah setiap hari untuk meluangkan waktu memberikan jawaban "Ya" dari setiap permintaan teman, tetapi tentunya yang masuk akal. Belajar meluangkan waktu untuk memberikan kesempatan menyenangkan orang-orang yang berada disekitar anda.
Semoga bermanfaat.
Dikutip dan disadur dari vivanews
Jakarta, 11 January 2011
Thursday, November 18, 2010
10 Alasan Mengapa Saya Tetap Menjadi Advent
Labels: Alkitab, Daily Life, Information, InspirationAcap kali, gereja membuat kita stress. Terlebih sebentar lagi akan datang musim "pemilihan" pengurus jemaat. Pada musim itu, panitia pemilih akan memilih mereka yang dianggap layak untuk mengurus departement jemaat. Dalam proses ini, sering terjadi gesekan bahkan konflik terbuka yang menimbulkan ketidaknyamanan.
Advent juga dikenal sebagai gereja yang memiliki terlalu banyak aturan. Adventist sering mengabarkan cerita-cerita yang menakutkan mengenai apa yang akan terjadi pada jaman akhir. Sering juga, Adventist, membangun gereja dengan tembok yang tinggi, sehingga memisahkan mereka dengan orang lain. Coba bayangkan ketika ada seorang anak muda yang memakai kaos oblong dan celana jeans, berdiri di halaman gereja menunggu pacarnya yang sedang berbakti. Lalu datanglah anggota jemaat menghampiri orang muda itu dan berkata, "bos, kalau di gereja advent, ngga boleh datang pakai baju kaya gitu.."...akibatnya, anak muda itu, tidak pernah lagi datang ke gereja Advent.
Sebagai orang yang lahir dan tumbuh di lingkungan advent, saya sering menghabiskan waktu merenung dan berpikir mengenai gereja saya. Dan dalam perenungan saya, seringkali saya bertanya pada diri sendiri..mengapa saya tetap menjadi Advent? mengapa saya tetap setia bersama gereja dengan segala permasalahannya? Dan dari perenungan saya, saya menuliskan 10 alasan, mengapa saya memilih untuk tetap menjadi Seventh Day Adventist. Alasan yang mudah-mudahan dapat menuntun rekan-rekan semua untuk mengambil kesimpulan yang sama dengan saya.
1. Allah tidak pernah membebani kita
"Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Kupun ringan." (Matius 11:30)
Seseorang pernah berkata kepada saya kalau jadi Advent itu berat. Tetapi Yesus berkata, "marilah kepadaku semua yang berbeban berat..aku akan memberikan kelegaan..
Jika anda merasa terbebani dengan agama dan iman anda, saya 1000% dapat memastikan agama dan iman yang anda miliki bukan berasal dari Kristus. Ketika anda merasa "wajib" untuk melaksanakan semua yang dituntut oleh agama dan keyakinan anda, saya hakul yakin, anda sedang menyetel radio di frekewensi yang salah.
2.Tuhan bukan seorang pembohong
"Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan." (Yohanes 10:10)
Setan telah menyebarkan kabar bohong mengenai Allah selama ribuan tahun. Setan selalu berkata, "Allah adalah pembohong, Dia selalu menuntut kita untuk menuruti Dia, dengan iming-iming keselamatan. Padahal Dia telah mencuri kebebasanmu, dan Dia akan datang untuk mengambil kesenangan hidup mu". Tetapi Yesus berkata, "aku bukan pencuri, aku bukan pembohong". Dan ketika kita mempelajari seluruh karakter Allah yang dipancarkan melalui Alkitab dan Roh Nubuat secara menyeluruh (bukan hanya sepotong-sepotong), saya tidak menemukan satu titik pun yang mengatakan bahwa Allah adalah sosok yang seperti di gembar gemborkan oleh Setan.
3. Janganlah takut
"Lalu kata malaikat itu kepada mereka: "Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa" (Lukas 2:10)
Saya bertumbuh dalam rasa takut. Setiap kali saya melakukan dosa, saya merasa takut..jangan-jangan Allah sudah menghapus nama saya dari buku kehidupan. Saya merasa takut akan masa penghakiman yang akan datang.
Sering saya melihat begitu banyak orang yang tidak mau bergabung dengan gereja Advent karena takut. Takut nanti diwajibkan untuk memberikan perpuluhan, takut nanti diwajibkan belajar sekolah sabat, takut ke gereja karena ngga boleh pakai kaos dan jeans.
Tetapi, real Adventist berani berkata, "jangan takut"..datanglah kepada Allah sebagaimana kita ada. Bahwasanya, kasih setianya tetap sampai selama-lamanya.
4. Kabar Baik
Semua hal mengenai Allah, adalah kabar baik. Dan Allah memberikan kesempatan kepada kita untuk menyebarkan kabar baik itu kepada semua orang. Mungkin salah satu penyebab mengapa "Gospel" belum menyebar rata di seluruh dunia adalah karena kita tidak yakin bahwa kita memiliki Good news! Adventist tidak memiliki bad news. Semua aspek dalam karakter Allah, adalah GOOD NEWS!
Penghukuman? murka Allah? Pembalasan Allah? tanda binatang?...hanya adventist yang tahu betul itu semua adalah kabar baik. hanya adventist, yang berani mengabarkan bahwa manusia yang menghukum dirinya sendiri, BUKAN Allah (Yohanes 3:19), manusia sendiri yang memilih untuk berada di luar jangkauan kasih Allah, sehingga Allah tidak sanggup lagi melindungi mereka dan Setan mengambil alih lalu "put all the blame on God" (Rom 1:18-29). Real Adventist, tidak pernah takut akan pembalasan Allah, justru saya sedang menunggu Allah membalas segala dosa yang pernah saya lakukan, karena ketika Allah membalas, itu adalah kabar terbaik yang pernah saya dengar. (Roma 12:19, Yesaya 1:24) Dan hanya adventist yang berani berkata dengan lantang "silakan berbuat dosa sepuasnya, tetapi kasih Allah terhadap manusia, tidak akan pernah berubah".
5.Kesukaan yang luar biasa
Sebagai umat advent, kita seharusnya menjadi umat yang paling berbahagia, dan karena kebahagiaan kita, kita tidak bisa tinggal diam. Seperti orang kerasukan setan yang baru saja disembuhkan oleh Yesus, dia langsung pergi dan menyebarkan kabar baik itu.
6. Seorang Juruselamat telah lahir
"Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud" (Lukas 2:11)
Adventist, memiliki seorang Allah yang nyata, bukan allah yang misterius dengan wujud ngga jelas. Allah milik Adventist, adalah Allah yang telah menjelma menjadi manusia, bersahabat dengan segala jenis orang, dari pejabat, sampai pelacur, dari pegawai pajak yang korup sampai nelayan. Dan Allah kita, seorang pencipta, mau menurunkan derajatnya menjadi sama seperti ciptaan-Nya, bahkan mati dibunuh oleh mereka yang telah DIA ciptakan sesuai dengan gambar dan rupa-Nya.
7. Untuk semua orang
"pergi dan ajarlah seluruh bangsa..."(Matius 28:19 AT)
Dalam ajaran Adventist, tidak ada diskriminasi, tidak ada tembok pemisah, tidak ada hirarki. Pada masa kecil, kita selalu menyanyikan "Yesus cinta anak-anak, diseluruh dunia, hitam putih, kuning, merah, sama indah bagi-Nya" tetapi sering itu hanya menjadi lagu di bibir. Dalam prakteknya, jarang kita melihat itu. Di berbagai belahan dunia, kita masih mengijinkan diskriminasi dan perjudice untuk mengendalikan pikiran kita, bahkan sampai sekarang. Dan sebagai umat Advent, saya melihat kita telah bergerak maju mendobrak dinding pemisah sosial, kasta, suku dan keyakinan. Adventist, adalah umat pluralist, umat yang selalu siap melayani sesamanya tanpa sedikitpun melirik nama belakang yang dilayaninya.
8. Kebebasan
Sebab Tuhan adalah Roh; dan di mana ada Roh Allah, di situ ada kemerdekaan.(2 Korintus 3:17)
Adventism, bukan sebuah ajaran yang mengekang. Sebaliknya, adventism adalah kemerdekaan. Banyak disekitar kita, ajaran yang mengekang. Perpuluhan, persembahan, makanan haram dan halal, perhiasan..adalah contoh dari ajaran yang mengekang. Dan ketika kita tidak merasa bebas dalam keyakinan kita terhadap Allah, kembali saya yakinkan kalau ajaran itu tidak berasal dari Roh Kudus. Karena dimana Roh Allah ada...disitu ada kemerdekaan.
9. Masuk akal
"Marilah, kita duduk dan kita berbicang-bincang" (Yesaya 1:18 AT)
Semua aspek dalam Adventism, bersandar pada Alkitab dan berpusat pada Allah dan haruslah masuk akal. Kita sering berkata, tidak boleh nonton bioskop, tapi boleh nonton DVD di rumah, tidak boleh pakai perhiasan, tapi boleh beli mobil mewah. Dalam issue ini, tempat dan perhiasan "is not the point". Tetapi pikiran kita ketika nonton bioskop dan pikiran kita ketika memakai perhiasan dan naik mobil mewah...itu yang bisa mempengaruhi karakter kita. Semua yang kita katakan, seharusnya "masuk akal" karena Allah tidak pernah memaksakan kehendak-Nya kepada kita. Dan adventist, sanggup mengajarkan hal itu kepada semua orang, bahwa seluruh karakter Allah yang dinyatakan dalam alkitab, adalah masuk akal.
10. Keyakinan akan firman Allah
"Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya.."(Roma 1:16)
Saya, seorang Seventh Day Adventist, tidak pernah malu untuk meyakini alkitab sebagai pernyataan kasih Allah, saya tidak pernah malu untuk membaca alkitab sebagai sebuah novel yang berisikan kisah cinta Allah terhadap manusia. Dan ajaran Seventh Day Adventist memberikan gambaran yang paling nyata mengenai siapa Allah sebenarnya. "Seventh Day Adventist teaches me to see the truest picture of God".
Kesimpulan:
Dick Winn, pernah menulis bahwa jika kita tidak senang berada di gereja, kita memiliki beberapa pilihan. Kita bisa tetap menjadi anggota gereja, tetapi tidak perlu aktif. Datang ke gereja secara rutin, tapi hanya duduk di kursi belakang. Atau, kita bisa diam-diam pergi meninggalkan gereja. Atau, kita bisa dengan sikap tegas, meminta sekretaris jemaat mencoret nama kita dari buku anggota dan kita pergi memilih "iman" yang lain. Apapun situasi anda, silahkan pilih yang terbaik buat anda sendiri.
Tetapi melalui artikel ini, saya ingin mengundang anda semua untuk tetap tinggal. Mari kita bekerja bersama Seventh Day Adventist. Kalaupun anda tetap tidak suka dengan "organisasi"nya..please..tetaplah memegang teguh ajarannya. Kalau ada ajaran Seventh Day Adventist yang membebani anda dan tidak masuk akal...Allah yang telah memanggil anda sebagai sahabat (Yohanes 15:15) mengajak anda untuk "berbincang" dengan DIA dan DIA akan memberikan "kelegaan" atas semua pertanyaan anda.
Kalaupun pada akhirnya anda memutuskan untuk meninggalkan gereja ini...mohon untuk di ingat..
"Sin as you wish, but His love will remain unchanged forever and ever".
Tulisan: James Philip











