TERIMAKASIH SUDAH BERKUNJUNG KE BLOG SAYA

Sunday, June 20, 2010

Tempe, Sumber Antioksidan dan Antibiotika

. Sunday, June 20, 2010
0 comments

Tempe, Sumber Antioksidan dan Antibiotika
Gizi.net - Dari kelas bawah, tempe terangkat menjadi makanan primadona yang kaya gizi. Berbagai macam kandungan dalam tempe mempunyai nilai obat, seperti antibiotika untuk menyembuhkan infeksi dan antioksidan pencegah penyakit degeneratif.


Rujukan pertama mengenai tempe ditemukan pada tahun 1875. Bahkan dalam manuskrip serat Centini telah ditemukan kata tempe.


Hal ini menunjukkan bahwa makanan tradisonal ini sudah dikenal sejak berabad-abad lalu, terutama dalam tatanan budaya makan masyarakat Jawa, khususnya di Yogyakarta dan Surakarta. Selanjutnya teknik pembuatan tempe menyebar ke seluruh Indonesia, sejalan dengan penyebaran masyarakat Jawa yang bermigrasi ke seluruh penjuru Tanah Air.


Saat ini tempe telah merambah ke lima benua. Melalui Belanda, tempe telah populer di Eropa sejak tahun 1946. Pada tahun 1984 sudah tercatat 18 perusahaan tempe di Eropa, 53 di Amerika, dan 8 di Jepang. Di beberapa negara lain, seperti Cina, India, Taiwan, Sri Lanka, Kanada, Australia, Amerika Latin, dan Afrika, tempe sudah mulai dikenal di kalangan terbatas.


Produsen Terbesar
Indonesia merupakan negara produsen tempe terbesar di dunia dan menjadi pasar kedelai terbesar di Asia. Sebanyak 50 persen dari konsumsi kedelai Indonesia dilakukan dalam bentuk tempe, 40 persen tahu, dan 10 persen dalam bentuk produk lain (seperti tauco, kecap, dan lain-lain). Konsumsi tempe rata-rata per orang per tahun di Indonesia saat ini diduga sekitar 6,45 kg.


Perhatian yang begitu besar terhadap tempe sebenarnya telah dimulai sejak zaman pendudukan Jepang di Indonesia. Pada saat itu, para tawanan perang yang diberi makan tempe terhindar dari disentri dan busung lapar.


Kini telah diketahui bahwa tempe sebagai makanan tradisional berpeluang dan berpotensi untuk digunakan melawan radikal bebas, sehingga dapat menghambat proses penuaan dan mencegah terjadinya penyakit degeneratif (aterosklerosis, jantung koroner, diabetes melitus, kanker, dan lain-lain). Selain itu tempe juga telah diketahui mengandung zat antibakteri penyebab diare, penurun kolesterol darah, pencegah penyakit jantung, hipertensi, dan lain-lain.


Semua Umur
Komposisi gizi tempe dibandingkan dengan kedelai dapat dilihat pada Tabel 1. Dari tabel terlihat bahwa kadar protein, lemak, dan karbohidratnya tidak banyak berubah.


Namun, karena adanya enzim pencernaan yang dihasilkan oleh kapang tempe, maka protein, lemak, dan karbohidrat pada tempe menjadi lebih mudah dicerna di dalam tubuh dibandingkan yang terdapat dalam kedelai. Oleh karena itu, tempe sangat baik untuk diberikan kepada segala kelompok umur (dari bayi hingga lansia), sehingga bisa disebut sebagai makanan semua umur.


Dibandingkan dengan kedelai, terjadi beberapa hal yang menguntungkan pada tempe. Secara kimiawi hal ini bisa dilihat dari meningkatnya kadar padatan terlarut, nitrogen terlarut, asam amino bebas, asam lemak bebas, nilai cerna, nilai efisiensi protein, serta skor proteinnya. Lebih lanjut tentang mutu gizi tempe dibandingkan dengan kedelai dapat dilihat pada Tabel 2.


Beberapa penelitian menunjukkan bahwa zat gizi tempe lebih mudah dicerna, diserap, dan dimanfaatkan tubuh dibandingkan dengan yang ada dalam kedelai. Ini telah dibuktikan pada bayi dan anak balita penderita gizi buruk dan diare kronis.


Dengan pemberian tempe, pertumbuhan berat badan penderita gizi buruk akan meningkat dan diare menjadi sembuh dalam waktu singkat. Pengolahan kedelai menjadi tempe akan menurunkan kadar raffinosa dan stakiosa, yaitu suatu senyawa penyebab timbulnya gejala flatulensi (kembung perut).


Mutu gizi tempe yang tinggi memungkinkan penambahan tempe untuk meningkatkan mutu serealia dan umbi-umbian. Hidangan makanan sehari-hari yang terdiri dari nasi, jagung, atau tiwul akan meningkat mutu gizinya bila ditambah tempe.


Sepotong tempe goreng (50 gram) sudah cukup untuk meningkatkan mutu gizi 200 gram nasi. Bahan makanan campuran beras-tempe, jagung-tempe, gaplek-tempe, dalam perbandingan 7:3, sudah cukup baik untuk diberikan kepada anak balita.


Sumber Vitamin B
Selama proses fermentasi tempe, terdapat tendensi adanya peningkatan derajat ketidakjenuhan terhadap lemak. Dengan demikian, asam lemak tidak jenuh majemuk (polyunsaturated fatty acids = PUFA) meningkat jumlahnya.


Dalam proses itu asam palmitat dan asam linoleat sedikit mengalami penurunan, sedangkan kenaikan terjadi pada asam lemak oleat dan linolenat (asam linolenat tidak terdapat pada kedelai). Asam lemak tidak jenuh mempunyai efek penurunan terhadap kandungan kolesterol serum, sehingga dapat menetralkan efek negatif sterol di dalam tubuh.


Dua kelompok vitamin yang terdapat pada tempe, yaitu larut air (vitamin B kompleks) dan larut lemak (vitamin A, D, E, dan K). Tempe merupakan sumber vitamin B yang sangat potensial.


Jenis vitamin yang terkandung dalam tempe antara lain vitamin B1 (thiamin), B2 (riboflavin), asam pantotenat, asam nikotinat (niasin), vitamin B6 (piridoksin), dan B12 (sianokobalamin). Vitamin B12 aktivitasnya meningkat sampai 33 kali selama fermentasi, riboflavin naik sekitar 8-47 kali, piridoksin 4-14 kali, niasin 2-5 kali, biotin 2-3 kali, asam folat 4-5 kali, dan asam pantotenat 2 kali lipat.


Vitamin B12 kenaikannya paling mencolok pada pembuatan tempe, sehingga menjadi satu-satunya sumber vitamin yang potensial dari bahan pangan nabati. Vitamin ini tidak diproduksi oleh kapang tempe, tetapi oleh bakteri kontaminan seperti Klebsiella pneumoniae dan Citrobacter freundii.


Keberadaan vitamin B12 dalam tempe sangat istimewa. Vitamin B12 umumnya terdapat pada produk-produk hewani, tetapi tidak dijumpai pada makanan nabati (sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian).
Vitamin B12 sangat diperlukan dalam pembentukan sel-sel darah merah. Kekurangan vitamin ini mengakibatkan terjadinya anemia pernisiosa. Gejala yang ditimbulkan dari gangguan ini adalah pucat, sakit perut, dan berat badan menurun.


Kadar vitamin B12 dalam tempe berkisar antara 1,5 sampai 6,3 mikrogram per 100 gram tempe kering. Jumlah ini telah dapat mencukupi kebutuhan vitamin B12 seorang per hari. Dengan adanya vitamin B12 pada tempe, para vegetarian tidak perlu merasa khawatir akan kekurangan vitamin B12, sepanjang mereka melibatkan tempe dalam menu hariannya.


Tempe bukan saja sebagai sumber protein, tetapi juga mengandung mineral makro dan mikro dalam jumlah yang cukup. Kapang tempe dapat menghasilkan enzim fitase yang akan menguraikan asam fitat (yang mengikat beberapa mineral) menjadi fosfor dan inositol.


Dengan terurainya asam fitat, mineral-mineral tertentu (seperti besi, kalsium, magnesium, seng) menjadi lebih tersedia untuk dimanfaatkan tubuh. Jumlah mineral zat besi, tembaga, dan seng berturut-turut adalah 9,39, 2,87, dan 8,05 mg setiap 100 gram tempe. Dengan mengonsumsi tempe secara teratur akan menghindarkan seseorang dari anemia akibat kekurangan zat gizi besi.


Cegah Kanker Payudara
Di dalam tempe juga ditemukan suatu zat antioksidan dalam bentuk isoflavon. Seperti halnya vitamin C, E, dan karotenoid, isoflavon juga merupakan antioksidan yang sangat dibutuhkan tubuh untuk menghentikan reaksi pembentukan radikal bebas.


Radikal bebas adalah atom atau molekul yang mempunyai satu atau lebih elektron tidak berpasangan, sehingga sangat reaktif dan dapat menyebabkan tumor, kanker, penuaan, dan kematian sel. Radikal bebas dapat berasal dari makanan sehari-hari yang kita makan atau reaksi yang terjadi di dalam tubuh. Adanya antioksidan dalam makanan akan mencegah terbentuknya radikal bebas tersebut.


Dalam kedelai terdapat tiga jenis isoflavon, yaitu daidzein, glisitein, dan genistein. Pada tempe, di samping ketiga jenis isoflavon tersebut juga terdapat antioksidan faktor II (6,7,4 trihidroksi isoflavon) yang mempunyai sifat antioksidan paling kuat dibandingkan dengan isoflavon dalam kedelai.
Antioksidan ini disintesis pada saat terjadinya proses fermentasi kedelai menjadi tempe oleh bakteri Micrococcus luteus dan Coreyne bacterium.


Penelitian yang dilakukan di Universitas North Carolina, Amerika Serikat, menemukan bahwa genestein dan phytoestrogen yang terdapat pada tempe ternyata dapat mencegah kanker prostat dan payudara.


Penuaan (aging) merupakan suatu proses yang secara normal terjadi di dalam tubuh. Proses penuaan sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor, yaitu gizi, radikal bebas, sistem kekebalan tubuh, dan sebagainya. Proses penuaan dapat dihambat bila dalam makanan yang dikonsumsi sehari-hari mengandung antioksidan yang cukup.


Mengingat tempe merupakan sumber antioksidan yang baik, konsumsinya dalam jumlah cukup secara teratur dapat mencegah terjadinya proses penuaan dini. Jadi dapat dikatakan bahwa makan tempe membuat awet muda. @ Prof. DR. Ir. Made Astawan, MS. Dosen Jurusan Teknologi Pangan dan Gizi, IPB

Sumber: Gizi.net

Klik disini untuk melanjutkan »»

Wednesday, June 16, 2010

Bola Kaca Dan Bola Karet

. Wednesday, June 16, 2010
0 comments

Brian Dyson, adalah seorang mantan eksekutif pada perusahaan Coca Cola, dan dia bekerja selama 35 tahun lamanya pada perusahaan tersebut, dia pernah menyampaikan pidato yang sangat menarik. Didalam pidatonya dia mengatakan "Bayangkan hidup itu seperti pemain akrobat dengan lima bola di udara. Semua yang hadirin yang mendengarkan terdiam. Kemudian dia meneruskan pidatonya dengan berkata, "Anda bisa menamai bola itu dengan sebutan"
Bola pertama adalah Pekerjaan
Bola kedua adalah Keluarga
Bola ketiga adalah Kesehatan
Bola keempat adalah Sahabat
Dan Bola kelima adalah Semangat

Selanjutnya Brian Dyson, meneruskan "Anda semuanya harus menjaga semua bola itu tetap berada di udara dan jangan sampai ada yang terjatuh"
"Kalaupun situasi mengharuskan Anda harus melepaskan salah satu diantara lima bola tersebut, lepaskanlah. Yang perlu anda lepaskan adalah Pekerjaan.
Mengapa pekerjaan? Karena pekerjaan adalah merupakan ibarat. BOLA KARET.
Pada saat Anda menjatuhkannya, suatu saat ia akan melambung kembali, namun 4 bola lainnya seperti: Keluarga, Kesehatan, Sahabat dan Semangat adalah merupakan BOLA KACA.
 Jika Anda menjatuhkannya, maka akibatnya adalah bisa sangat fatal"

Brian Dyson mencoba mengajak kita untuk hidup secara seimbang. Pada kenyataannya, kita terlalu menjaga pekerjaan kita. Pekerjaan yang diibaratkan merupakan bola karet. Kita menjaga pekerjaan sampai kita bahkan mengorbankan Keluarga, Kesehatan, Sahabat dan Semangat demi menyelamatkan bola karet tersebut.

Menyelamatkan bola karet yang ddiibaratkan pekerjaan. demi uang atau pekerjaan, kita mengabaikan keluarga.
Demi meraih sukses dalam pekerjaan, kita menjadi seorang yang workaholic dan tidak memperhatikan Kesehatan.Fakta membuktikan demi uang atau pekerjaan, kita rela menghancurkan hubungan dengan Sahabat yang telah kita bangun bertahun tahun lamanya.
Sahabat, bukan berarti pekerjaan tidak penting, tetapi jangan sampai pekerjaan atau uang menjadi BERHALA dalam hidup kita.
Perlu kita ingat, kalaupun kita kehilangan uang atau pekerjaan hal itu masih bisa kita cari lagi, tapi jika Keluarga sudah terjual, kemana kita dapat membelinya lagi?
Ingat!
Uang hilang masih bisa dicari, tapi apa kita bisa membeli Sahabat?
Uang hilang masih bisa dicari, tapi apakah kita bisa memulihkan Kesehatan kita secara normal jika kita terkena penyakit kritis?
Jagalah prioritas hidup Anda agar tetap seimbang.

BACA ARTIKEL LAINNYA:

Klik disini untuk melanjutkan »»

Tuesday, June 15, 2010

Jangan Abaikan Orang -Orang Terdekat Anda

. Tuesday, June 15, 2010
0 comments

Di sebuah rumah kosong di Jepang akan direnovasi dan dibangun ulang. Para pekerja berusaha mencoba untuk merontokkan tembok, bangunan tua tersebut. Bangunan rumah-rumah di Jepang biasanya memiliki ruang kosong diantara tembok yang terbuat dari kayu, didisain seperti itu karena Jepang adalah salah satu negara rawan gempa.  Ketika tembok mulai rontok, para pekerja terkejut menemukan seekor kadal terperangkap diantara ruang kosong bangunan tersebut. Kadal tersebut, salah satu kakinya melekat pada sebuah paku. Karena merasa kasihan dan penasaran sang pekerja  berusaha mengecek paku yang melekat pada kaki si kadal tersebut. Dengan sangat terkejut, sang pekerja mendapatkan bahwa ternyata paku tersebut telah ada melekat di kaki si kadal selama 10 tahun.  Hal itu didapatkan ketika rumah itu pertama kali dibangun.

Apa gerangan yang terjadi? Bagaima anak kadal, dapat bertahan dengan kondisi terperangkap selama 10 tahun??? Dalam keadaan gelap selama 10 tahun, tanpa dapat bergerak sedikitpun, karena sesuatu yang mustahil dia dapat bergerak karena sangat tidak masuk akal, sang kadal dapat bergerak, dengan kondisi satu kaki terpaku.  Dengan rasa penasaran orang-orang yang kebetulan ada disekitar bangunan yang diruntuhkan mulai bercerita dan berusaha mencari tahu serta mulai berpikir, bagaimana kadal tersebut dapat bertahan hidup selama 10 tahun tanpa berpindah dari tempatnya sejak kakinya melekat pada paku!
Akhirkan Sang pekerja mulai menghentikan pekerjaannya dan memperhatikan sang kadal yang kakinya terpaku, serta mengamat-amati perilaku sang kadal apa sebenarnya yang dilakukan dan apa yang dimakannya sehingga dapat bertahan hidup untuk sekian waktu lamanya.

Kemudian, tidak tahu darimana datangnya, tiba-tiba seekor kadal lain muncul dengan makanan di mulutnya……..
Sang pekerja dan orang-orang yang memperhatikan perilaku si kadal mulai merasa terharu melihat kejadian tersebut. Ternyata ada seekor kadal lain yang selalu memperhatikan kadal yang terperangkap selama 10 tahun itu.  Sang kadal itulah yang selalu dengan setia mengantarkan makanan, menghibur, bahkan menemai sang kadal yang kakinya terjepit.
Sungguh sebuah cinta yang sangat indah dan tulus.  Sebuah gambaran cinta yang didapatkan sang kadal dari sesamanya. Cinta bahkan dimiliki oleh hewan yang kecil seperti dua ekor kadal.
Apa yang dapat dilakukan oleh cinta? Cinta diatas segalanya, makanya ada lagu "Greatest love of all", tentu saja cinta memiliki sebuah keajaiban.
Bayangkan saja, seekor kadal tidak pernah menyerah dan tidak pernah berhenti memperhatikan pasangannya selama 10 tahun lamanya. Bayangkan bagaimana hewan yang kecil dapat memiliki karunia yang begitu mengagumkan dalam hal kesetiaan akan cinta.
Saat membaca cerita ini saya sangat tersentuh dan mulai berpikir untuk membagikan kepada teman-teman semua.  Sudah berapa jauhkan cinta dan kominment kita kepada pasangan kita?
Sudah sejauh manakah pengorbanan kita kepada orang-orang terdekat yang berada di sekitar kita.
Masihkah ada rasa cinta yang dalam kepada pasangan anda, walau waktu telah bergulir jauh bersama dalam suka dan duka?
Jangan pernah mengabaikan orang-orang terkasih yang berada di lingkungan anda.
Cinta dan kesetiaan adalah bukti paling nyata yang perlu dipertahankan dan dimiliki dari lubuk hati.
Disirami sehingga akan tetap mekar dan bersemi.
Kasihi dan sayangilah pasangan dan orang-orang terdekat dalam lingkungan anda!



BACA ARTIKEL LAINNYA:

Klik disini untuk melanjutkan »»

Anak Tangga Untuk Menggapai Keinginan

.
0 comments

Jesse Owens lahir di Oakville, Alabama, pada 12 September 1913 sebagai anak ketujuh dari 11 bersaudara lahir dari pasangan Henry and Emma Alexander Owens. Pada saat dia berusia 9 tahun mereka pindah ke Cleveland, Ohio. Sepulang sekolah dia bekerja sebagai pengisi barang-barang ke dalam mobil dan di tempat memperbaiki sepatu. Saaat duduk di East Technical High School, dia mencatat prestasi dalam cabang olah raga lompat jauh dan lari jarak pendek. Sehingga Harrison Dillard, terinspirasi untuk menggemblengnya. Dengan latihan dan kesadaran akan harapan akan yang dimiliki untuk mencapai tujuan dan cita-cita akhirnya menjadi kenyataan Jesse Owens selalu berlatih tanpa merasa lelah dan menyerah. Suatu kenyataan benar-benar terjadi pada olimpiade tahun 1936 Jesse Owens, meraih 4 medali emas setelah memecahkan rekor lari jarak 100 meter d an 200 meter, dan juga rekor cabang loncat jauh. Dimana rekor lompat jauh bertahan di semua pertandingan selama 22 tahun, dan cabang lari beranting merupakan penampilan yang sangat mencolok.
Nama Jesse Owens tercatat pada musium orang-orang termasyur di Amerika Serikat pada bidang Atletik.
Sebuah kisah tentang kesadaran akan harapan akan yang dimiliki untuk mencapai tujuan dan cita-cita akhirnya menjadi kenyataan. Nama Jesse Owens pula yang menginspirasi seorang laki-laki kecil dan lemah dari Cleveland yang mengikuti cita-cita, tujuan untuk bisa abadi di dunia atletik. Karena seseorang yang berpikir positif dapat meraih target!

Empa Anak Tangga Untuk Mencapai Cita-Cita;
1.Kebulatan Tekad
2.Pengabdian
3.Disiplin
4.Sikap

Sikap merupakan faktor paling penting pertama, bahkan jauh lebih penting dari ketiga faktor lainnya, karena sikap berkaitan dengan cara seseorang berpikir dan percaya. Memiliki sikap tidak gampang menyerah, memiliki sikap juang, memiliki sikap lakukan yang terbaik dan berusaha, merupakan suatu dasar paling penting untuk mencapai cita-cita.
Sebelum seseorang memiliki kebulatan tekad, pengabdian dan disiplin, pertama-tama adalah harus mempunyai keterlibatan. Keterlibatan mental dan rohani,terhadap tujuan yang ingin dica[ainya. Perlu untuk memikirkan tujuan secara positif secara terus menerus dan minta Dia untuk mewujudkan mimpi anda. Dia selalu mempunyai rencana terbesar dan terindah bagi diri anda, tugas anda adalah memikirkan hal besar, membuat diri anda menjadi besar, lakukan yang terbaik, selebihnya biarkan Dia yang bertindak, sesuai dengan rencana indahNya bagi kita. Karena Dia selalu merencanakan yang terbaik bagi saya dan kamu!
Salam sukses!

BACA ARIKEL LAINNYA

Klik disini untuk melanjutkan »»

Erna Website

 

Kamus Bahasa Indonesia

Subscribe Now: iheart

I heart FeedBurner

Erna Website is proudly powered by Blogger.com | Template by Agus Ramadhani | o-om.com