TERIMAKASIH SUDAH BERKUNJUNG KE BLOG SAYA

Thursday, November 18, 2010

10 Alasan Mengapa Saya Tetap Menjadi Advent

. Thursday, November 18, 2010

Salah seorang teman saya di milis menuliskan tulisan yang sangat bagus sekali, yang saya rasa sangat diperlukan alasan mengapa kita masih tetap bertahan sebagai Anggota Gereja Yang sisa, Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh. Setelah saya membacanya dan setelah mendapat izin dari yang bersangkutan, akhirnya saya mencopy dan paste tulisan teman saya itu ke dalam blog saya ini. Silahkan dibaca sangat bagus sekali.

Acap kali, gereja membuat kita stress. Terlebih sebentar lagi akan datang musim "pemilihan" pengurus jemaat. Pada musim itu, panitia pemilih akan memilih mereka yang dianggap layak untuk mengurus departement jemaat. Dalam proses ini, sering terjadi gesekan bahkan konflik terbuka yang menimbulkan ketidaknyamanan.

Advent juga dikenal sebagai gereja yang memiliki terlalu banyak aturan. Adventist sering mengabarkan cerita-cerita yang menakutkan mengenai apa yang akan terjadi pada jaman akhir. Sering juga, Adventist, membangun gereja dengan tembok yang tinggi, sehingga memisahkan mereka dengan orang lain. Coba bayangkan ketika ada seorang anak muda yang memakai kaos oblong dan celana jeans, berdiri di halaman gereja menunggu pacarnya yang sedang berbakti. Lalu datanglah anggota jemaat menghampiri orang muda itu dan berkata, "bos, kalau di gereja advent, ngga boleh datang pakai baju kaya gitu.."...akibatnya, anak muda itu, tidak pernah lagi datang ke gereja Advent.

Sebagai orang yang lahir dan tumbuh di lingkungan advent, saya sering menghabiskan waktu merenung dan berpikir mengenai gereja saya. Dan dalam perenungan saya, seringkali saya bertanya pada diri sendiri..mengapa saya tetap menjadi Advent? mengapa saya tetap setia bersama gereja dengan segala permasalahannya? Dan dari perenungan saya, saya menuliskan 10 alasan, mengapa saya memilih untuk tetap menjadi Seventh Day Adventist. Alasan yang mudah-mudahan dapat menuntun rekan-rekan semua untuk mengambil kesimpulan yang sama dengan saya.

1. Allah tidak pernah membebani kita
"Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Kupun ringan." (Matius 11:30)
Seseorang pernah berkata kepada saya kalau jadi Advent itu berat. Tetapi Yesus berkata, "marilah kepadaku semua yang berbeban berat..aku akan memberikan kelegaan..

Jika anda merasa terbebani dengan agama dan iman anda, saya 1000% dapat memastikan agama dan iman yang anda miliki bukan berasal dari Kristus. Ketika anda merasa "wajib" untuk melaksanakan semua yang dituntut oleh agama dan keyakinan anda, saya hakul yakin, anda sedang menyetel radio di frekewensi yang salah.

2.Tuhan bukan seorang pembohong
"Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan." (Yohanes 10:10)

Setan telah menyebarkan kabar bohong mengenai Allah selama ribuan tahun. Setan selalu berkata, "Allah adalah pembohong, Dia selalu menuntut kita untuk menuruti Dia, dengan iming-iming keselamatan. Padahal Dia telah mencuri kebebasanmu, dan Dia akan datang untuk mengambil kesenangan hidup mu". Tetapi Yesus berkata, "aku bukan pencuri, aku bukan pembohong". Dan ketika kita mempelajari seluruh karakter Allah yang dipancarkan melalui Alkitab dan Roh Nubuat secara menyeluruh (bukan hanya sepotong-sepotong), saya tidak menemukan satu titik pun yang mengatakan bahwa Allah adalah sosok yang seperti di gembar gemborkan oleh Setan.

3. Janganlah takut
"Lalu kata malaikat itu kepada mereka: "Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa" (Lukas 2:10)

Saya bertumbuh dalam rasa takut. Setiap kali saya melakukan dosa, saya merasa takut..jangan-jangan Allah sudah menghapus nama saya dari buku kehidupan. Saya merasa takut akan masa penghakiman yang akan datang.

Sering saya melihat begitu banyak orang yang tidak mau bergabung dengan gereja Advent karena takut. Takut nanti diwajibkan untuk memberikan perpuluhan, takut nanti diwajibkan belajar sekolah sabat, takut ke gereja karena ngga boleh pakai kaos dan jeans.

Tetapi, real Adventist berani berkata, "jangan takut"..datanglah kepada Allah sebagaimana kita ada. Bahwasanya, kasih setianya tetap sampai selama-lamanya.

4. Kabar Baik
Semua hal mengenai Allah, adalah kabar baik. Dan Allah memberikan kesempatan kepada kita untuk menyebarkan kabar baik itu kepada semua orang. Mungkin salah satu penyebab mengapa "Gospel" belum menyebar rata di seluruh dunia adalah karena kita tidak yakin bahwa kita memiliki Good news! Adventist tidak memiliki bad news. Semua aspek dalam karakter Allah, adalah GOOD NEWS!

Penghukuman? murka Allah? Pembalasan Allah? tanda binatang?...hanya adventist yang tahu betul itu semua adalah kabar baik. hanya adventist, yang berani mengabarkan bahwa manusia yang menghukum dirinya sendiri, BUKAN Allah (Yohanes 3:19), manusia sendiri yang memilih untuk berada di luar jangkauan kasih Allah, sehingga Allah tidak sanggup lagi melindungi mereka dan Setan mengambil alih lalu "put all the blame on God" (Rom 1:18-29). Real Adventist, tidak pernah takut akan pembalasan Allah, justru saya sedang menunggu Allah membalas segala dosa yang pernah saya lakukan, karena ketika Allah membalas, itu adalah kabar terbaik yang pernah saya dengar. (Roma 12:19, Yesaya 1:24) Dan hanya adventist yang berani berkata dengan lantang "silakan berbuat dosa sepuasnya, tetapi kasih Allah terhadap manusia, tidak akan pernah berubah".

5.Kesukaan yang luar biasa
Sebagai umat advent, kita seharusnya menjadi umat yang paling berbahagia, dan karena kebahagiaan kita, kita tidak bisa tinggal diam. Seperti orang kerasukan setan yang baru saja disembuhkan oleh Yesus, dia langsung pergi dan menyebarkan kabar baik itu.

6. Seorang Juruselamat telah lahir
"Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud" (Lukas 2:11)

Adventist, memiliki seorang Allah yang nyata, bukan allah yang misterius dengan wujud ngga jelas. Allah milik Adventist, adalah Allah yang telah menjelma menjadi manusia, bersahabat dengan segala jenis orang, dari pejabat, sampai pelacur, dari pegawai pajak yang korup sampai nelayan. Dan Allah kita, seorang pencipta, mau menurunkan derajatnya menjadi sama seperti ciptaan-Nya, bahkan mati dibunuh oleh mereka yang telah DIA ciptakan sesuai dengan gambar dan rupa-Nya.

7. Untuk semua orang
"pergi dan ajarlah seluruh bangsa..."(Matius 28:19 AT)

Dalam ajaran Adventist, tidak ada diskriminasi, tidak ada tembok pemisah, tidak ada hirarki. Pada masa kecil, kita selalu menyanyikan "Yesus cinta anak-anak, diseluruh dunia, hitam putih, kuning, merah, sama indah bagi-Nya" tetapi sering itu hanya menjadi lagu di bibir. Dalam prakteknya, jarang kita melihat itu. Di berbagai belahan dunia, kita masih mengijinkan diskriminasi dan perjudice untuk mengendalikan pikiran kita, bahkan sampai sekarang. Dan sebagai umat Advent, saya melihat kita telah bergerak maju mendobrak dinding pemisah sosial, kasta, suku dan keyakinan. Adventist, adalah umat pluralist, umat yang selalu siap melayani sesamanya tanpa sedikitpun melirik nama belakang yang dilayaninya.

8. Kebebasan
Sebab Tuhan adalah Roh; dan di mana ada Roh Allah, di situ ada kemerdekaan.(2 Korintus 3:17)

Adventism, bukan sebuah ajaran yang mengekang. Sebaliknya, adventism adalah kemerdekaan. Banyak disekitar kita, ajaran yang mengekang. Perpuluhan, persembahan, makanan haram dan halal, perhiasan..adalah contoh dari ajaran yang mengekang. Dan ketika kita tidak merasa bebas dalam keyakinan kita terhadap Allah, kembali saya yakinkan kalau ajaran itu tidak berasal dari Roh Kudus. Karena dimana Roh Allah ada...disitu ada kemerdekaan.

9. Masuk akal
"Marilah, kita duduk dan kita berbicang-bincang" (Yesaya 1:18 AT)
Semua aspek dalam Adventism, bersandar pada Alkitab dan berpusat pada Allah dan haruslah masuk akal. Kita sering berkata, tidak boleh nonton bioskop, tapi boleh nonton DVD di rumah, tidak boleh pakai perhiasan, tapi boleh beli mobil mewah. Dalam issue ini, tempat dan perhiasan "is not the point". Tetapi pikiran kita ketika nonton bioskop dan pikiran kita ketika memakai perhiasan dan naik mobil mewah...itu yang bisa mempengaruhi karakter kita. Semua yang kita katakan, seharusnya "masuk akal" karena Allah tidak pernah memaksakan kehendak-Nya kepada kita. Dan adventist, sanggup mengajarkan hal itu kepada semua orang, bahwa seluruh karakter Allah yang dinyatakan dalam alkitab, adalah masuk akal.

10. Keyakinan akan firman Allah

"Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya.."(Roma 1:16)

Saya, seorang Seventh Day Adventist, tidak pernah malu untuk meyakini alkitab sebagai pernyataan kasih Allah, saya tidak pernah malu untuk membaca alkitab sebagai sebuah novel yang berisikan kisah cinta Allah terhadap manusia. Dan ajaran Seventh Day Adventist memberikan gambaran yang paling nyata mengenai siapa Allah sebenarnya. "Seventh Day Adventist teaches me to see the truest picture of God".

Kesimpulan:
Dick Winn, pernah menulis bahwa jika kita tidak senang berada di gereja, kita memiliki beberapa pilihan. Kita bisa tetap menjadi anggota gereja, tetapi tidak perlu aktif. Datang ke gereja secara rutin, tapi hanya duduk di kursi belakang. Atau, kita bisa diam-diam pergi meninggalkan gereja. Atau, kita bisa dengan sikap tegas, meminta sekretaris jemaat mencoret nama kita dari buku anggota dan kita pergi memilih "iman" yang lain. Apapun situasi anda, silahkan pilih yang terbaik buat anda sendiri.

Tetapi melalui artikel ini, saya ingin mengundang anda semua untuk tetap tinggal. Mari kita bekerja bersama Seventh Day Adventist. Kalaupun anda tetap tidak suka dengan "organisasi"nya..please..tetaplah memegang teguh ajarannya. Kalau ada ajaran Seventh Day Adventist yang membebani anda dan tidak masuk akal...Allah yang telah memanggil anda sebagai sahabat (Yohanes 15:15) mengajak anda untuk "berbincang" dengan DIA dan DIA akan memberikan "kelegaan" atas semua pertanyaan anda.

Kalaupun pada akhirnya anda memutuskan untuk meninggalkan gereja ini...mohon untuk di ingat..

"Sin as you wish, but His love will remain unchanged forever and ever".
Tulisan: James Philip

BACA ARTIKEL LAINNYA:

0 comments:

Erna Website

 

Kamus Bahasa Indonesia

Subscribe Now: iheart

I heart FeedBurner

Erna Website is proudly powered by Blogger.com | Template by Agus Ramadhani | o-om.com