TERIMAKASIH SUDAH BERKUNJUNG KE BLOG SAYA

Tuesday, May 12, 2009

CEGAH FLU BABI/SWINE FLU/H1N1

. Tuesday, May 12, 2009

MARI BERAMAI-RAMAI CEGAH FLU BABI/ SWINE FLU/ FLU BABI
Hanya dalam hitungan minggu WHO mengeluarkan keputusan level bahaya tahap lima terhadap penyebaran influenza tipe A strain H1N1 yang kemudian populer dengan nama Swine Flu atau Flu Babi. Hampir semua negara secara bersamaan mengadakan pencegahan atau penangkal agar virus sangat mematikan ini tidak sampai mewabah di negaranya.

Virus H1N1 pertama kali ditemukan di Mexico, dan secara cepat pula menyebar disekitar negara Mexico. Setelah Mexico merupakan negara pertama terjangkit virus H1N1 yang dikenal dengan Swine Flu atau Flu Babi, beberapa negara seperti Kanada, Selandia BAru, Spanyol, Israel, Austria, Amerika Serikat bahkan beberapa begara Asia seperti Korea dan China diberitakan mengalami penderita dengan visus H1N1 yang sangat menakutkan. Virus yang sangat ditakuti oleh berbagai negara ini sangat mudah menyebar dan cepat. Sangat jarang dapat dikenali, karena gejala yang ditimbulkan hampir sama dengan influenza biasa (common cold).

Virus influenza yang memiliki tipe hampir sama dengan flu biasa ini, memiliki sifat ganas yang mirip dengan flu burung. Hanya dalam waktu singkat, penderita bisa mengalami sesak nafas hingga dapat mengakibatkan hilangnya kesadaran.
Hingga saat ini belum ada obat yang benar-benar menjamin kesembuhan pada penderita dengan virus H1N1. Agar dapat terhindar dari dampak yang dapat mengakibatkan resiko kematian, ada beberapa tindakan pencegahan sebelum tertular ataupun sebelum terjadinya pandemi.

Beberapa STOP PENYEBARAN VIRUS H1N1:
1. Bepergian atau Tidak Ya?
H1N1 atau Swine Flu atau lebih dikenal dengan Flu Babi, dapat ditularkan melalui DROPLET. Droplet adalah cipratan air ludah. Cipratan air ludah dari si penderita dengan virus H1N1. Virus influenza H1N1 air merupakan media perantara penyebaran penyakit atau penyebaran virus H1N1.
Karena penyebarannya melalui kontak langsung, disarankan untuk waspada dengan rencana penjalanan, terutama berada dalam satu perjalanan dengan banyak orang.
Apabila sudah terlanjur berada di negara yang dinyatakan terjangkit virus H1N1/Flu Babi/Swine Flu sebaiknya hindarkan tempat-tempat umum, seperti pasar, mal dan lain sebagainya.
Lakukan perjalanan dan bepergian seperlunya saja.

2.Penderita Flu, Tinggalkan
Kita tidak akan pernah tahu apakah orang yang akan kita temui di perjalanan menderita flu biasa atau flu Babi.
Flu Babi dapat menimbulkan gejala yang lebih berat setelah beberapa hari. Sebaiknya hati-hati bila ada orang di sekitar kita sedang menderita flu. Bila perlu gunakan masker atau jauhi penderita flu paling sedikit selama sepekan, atau sampai si penderita benar-benar pulih.

3. Cuci Tangan
Biasakan untuk mencuci tangan setiap kali pulang dari bepergian. Apalagi setelah bepergian ke tempat umum apalagi ke luar negeri. Mencuci tangan atau mandi sebelum kontak dengan anggota keluarga adalah terbaik untuk mengurangi penyebaran virus H1N1. Karena setelah berada di tempat umum kita tidak tahu apakah orang-orang yang berada disekitar kita benar-benar sehat atau menderita flu. Virus H1N1 atau virus Babi, sangat mudah mati bila terkena bahan-bahan seperi klor, alkohol maupun desinfektan.
Jangan lupa untuk mencuci tangan dan mandi setipa kali pulang bepergian.

4. Jangan sembarang menyentuh
Menggunakan fasilitas umum sperti elevator, transportasi umum, telepon kantor, memegang handle pintu dan lain-lain merupakan salah satu penyebar virus yang sangat potensial. Jangan sering menyentuh bagian wajah yang berselaput lendir seperti hidung, mulut, mata setelah memegang sesuatu. Dengan menyentuh anggota badan berselaput lendir seperti hidung, mulut maupun mata dapat menefektifkan terjadinya penularan.

5. Tingkatkan Kekebalan Tubuh
Virus H1N1/ Swine Flu atau Virus Flu Babi, sama seperti virus influensa lainnya, pada dasarnya tidak bisa ditangkal dengan antivirus. Infeksi yang dilakukan oleh virus H1N1 bersifat sementara dengan masa edar tertentu.

Virus influensa Tipe A sebenarnya dapat ditangkal dengan kekebalan tubuh. Setiap orang dianjurkan berusaha meningkatkan kekebalan tubuh dengan mengkonsumsi makanan seimbang gizi, terutama sayur dan buah-buahan yang disinyalir mengandung banyak sekali manfaat untuk meningkatkan kekebalan tubuh juga untuk keseimbangan gizi.

Memastikan meminum cairan atau minum air putih 8-10 gelas perhari disinyalir merupakan salah satu faktor untuk menunjang kekebalan tubuh, selain istirahat yang cukup 6-8 jam setiap malam dan berolah raga minimal 30 -45 menit setiap hari.

0 comments:

Erna Website

 

Kamus Bahasa Indonesia

Subscribe Now: iheart

I heart FeedBurner

Erna Website is proudly powered by Blogger.com | Template by Agus Ramadhani | o-om.com