TERIMAKASIH SUDAH BERKUNJUNG KE BLOG SAYA

Saturday, August 15, 2009

Dua Mata, Dua Telinga, Satu Mulut dan Satu Hati

. Saturday, August 15, 2009

Sering sekali kita tidak sadar akan indahnya kasih sang Pencipta. Kita bersibuk diri setiap hari dengan segala keperluan dan tugasr-tugas. Tanpa sedetikpun, mencoba berhenti untuk mengingat betapa Dia, yang kita percayai selalu menolong dan memberkati. Terkadang kita biarkan berhari-hari bahkan berbulan-bulan, tanpa adanya rasa rindu untuk bertemu. Tapi, Dia yang sangat ajaib dan panjang sabar selalu menunggu. Menunggu setiap saat. Kapan kita ada waktu bertemu denganNya. Dia ingin selalu bersama kita. Walau sering diabaikan. Dia selalu dengan sabar menunggu, kapan waktu kita datang dan berlindung padaNya.
Pagi ini akan ku goreskan kerinduanku padaNya, di sela-sela kesibukanku.

DIA SELALU INGIN KITA BERSAMA DALAM DAMAI SEJAHTERA!
DIA SELALU INGIN MEMPERSATUKAN HATI KITA.
DIA SELALU INGIN KITA MENGASIHI SESAMA KITA, SAUDARA KITA.
KARENA DIA ADALAH SAHABAT SETIA, PENOLONG KITA.
PERCAYALAH BAHWA DIA SELALU INGAT PADA KITA UMAT MANUSIA.
YANG WALAUPUN KITA TERKADANG DAN BAHKAN SERING LUPA PADANYA.
TETAPI DIA SELALU DENGAN SETIA, MENEMANI, MENJAGAI, MEMBERI APA YANG KU MAU
TERIMA KASIH UNTUK HARI INDAH YANG KAU BERIKAN PADAKU.
TUNTUN AKU, DISETIAP LANGKAHKU!

Terkadang tanpa sadar kita tidak menyadari, bahwa kita dilahirkan dengan dua mata di depan. Mengapa mata ada di depan adalah, seharusnya kita melihat yang ada di depan? Dengan mata di depan, diharapkan kita melihat hal-hal yang baik dari setiap orang. Karena manusia diciptakan dengan sangat unik. Setiap manusia berbeda! Setiap individu mempunyai keunikan masing-masing yang tidak dimiliki orang lain. Dia menciptakan bahwa mata yang indah untuk melihat hal yang indah dari setiap orang. Dengan mata yang berada di depan, kita dapat melihat bahwa ada orang-orang di sekeliling kita yang memerlukan bantuan. Mata, diciptakan untuk memberikan sinyal pada otak agar apa yang dibutuhkan oleh seseorang dapat kita wujudkan. Pertongan bukan hanya dalam bentuk materi tetapi banyak hal lain yang dapat dibantu di sekeliling kita.

Terkadang tanpa sadar bahkan tidak mengindahkan bahwa kita lahir dengan dua telinga. Satu telinga di kiri dan satu telinga di kanan, semua itu diciptakan dengan sebuah maksud agar kita dapat mendengar dari dua sisi dan dua arah. Seringkali dua telinga digunakan, hanya satu sisi. Tanpa mendengarkan sisi lainnya. Dan telinga akhirnya dengan mudah mengambil kesimpulan mengenai seseorang. Digunakan hanya dari satu sisi, dimana kecenderungan telinga lebih mempercayai siapa yang berkat terlebih dahulu. Dua telinga yang simetris dan sejajar dengan fungsi sangat krusial terhadap cara pandang seseorang mengenai seseorang. Dua telinga yang hebat bahkan digunakan untuk menangkap pujian maupun kritikan. Mendengar mana yang salah dan mana yang benar.

Terkadang tanpa sadar, bahkan tidak mengindahkan bahwa kita dilahirkan dengan otak tersembunyi di kepala. Mengapa? Otak terbungkus kuat dengan batok kepala. Semua ini mempunyai maksud, bahwa bagaimanapun miskinnya kita, kita tetap kaya. Mengapa bisa? Tidak seorangpun yang dapat mencuri isi otak kiat. Otak adalah benda bermakna dan lebih berharga dari segala permata yang ada. Otak adalah organ tubuh yang sangat luar biasa. Berjuta-juta orang mengadakan penelitian mengenai otak dan pengaruhnya. Banyak buku di cetak tetang perkembangan otak dan pengaruhnya. Bahkan ribuan seminar diadakan dan ribuan orang menghadiri seminra mengenai fungsi dan pengaruh otak. Yang pasti dari semua kesimpulan adalah "otaklah pemberi keputusan yang paling wahid". Selain memberikan sinyal kepada organ-organ tubuh, otak juga mempengaruhi tindakan dan pribadi seseorang. Sinyal-sinyal halus dengan aliran listrik menginstruksikan masing-masing anggota tubuh untuk melaksanakan fungsinya.
Menjaga otak dengan super hati-hati karena merupakan aset termahal melebihi berlian apapun di muka bumi ini. Mamasukkan hal-hal yang positif bagi otak itu hal yang paling berguna.

Masing-masing kita dilahirkan dengan dua mata, dua telinga, namun hanya dengan satu mulut. Mengapa? Sebuah buku tua mengatakan bahwa mulut bagaikan senjata yang tajam bermata dua. Mulut, walau hanya satu, tetapi mempunyai fungsi luar biasa. Mulut yang hanya satu dapat melukai, memfitnah, membunuh, bahkan merusak instansi, rumah tangga, bahkan negara. Luar biasa fungsi mulut, walau hanya satu tetapi dapat melebihi kekuatan yang tentara perang yang sedang berjaga di perbatasan Gaza. Sering sekali mulut, yang sangat unik bagi sebagian orang digunakan untuk hal-hal yang sangat membuat orang menderita tanpa disadari. Mulut, oh, mulut........Engkau dikatakan melebihi pedang bermata dua. Sangat tajam dan luar biasa pengaruhnya!

Pepatah mengatakan "Lebih baik sedikit bicara, tapi banyak mendengar dan melihat". Tanpa kita sadari semua kita dilahirkan hanya dengan satu hati. Mengapa? Agar kita dapat saling mengingatkan satu dengan yang lain tentang fungsi dari tubuh kita sesungguhnya. Mari kita gunakan hati untuk saling menghargai. Mari kita fungsikan hati untuk saling memberikan cinta kasih dari dalam lubuk hati, tanpa mengharapkan imbalan. Mari kita gunakan hati untuk belajar mencintai dan menikmati indahnya untuk dicintai. Jangan pernah mengharapkan orang lain untuk mencintai terlebih dahulu, tetapi lebih dahululah dlam memberi cinta maka engkau akan dapatkan cinta ayng sesungguhnya. Karena seseorang pernah hadir di muka bumi ini, memberikan cinta tanpa batas bagi siapa saja tanpa pandang latar belakang, kecantikan dan kekayaan. Memberika cinta kepada orang-orang yang berada di sekitar kita, maka kita akan mendapatkan kepuasan sebanyak cinta yang sudah kita berikan.
Berikanlah cinta pada hari ini kepada orang-orang di sekitar anda, tanpa mengharapkan balasan. Dengan memberikan cinta dari lubuk hati terdalam maka akan menemukan makna hidup sesunggunya. Hidup akan terasa menjadi lebih indah dengan mencintai dan dicintai.
Jakarta, 31 Agustus 09

0 comments:

Erna Website

 

Kamus Bahasa Indonesia

Subscribe Now: iheart

I heart FeedBurner

Erna Website is proudly powered by Blogger.com | Template by Agus Ramadhani | o-om.com